• 23 Oktober 2021

Di Tangkap Karena Bersuara, Kader PMII Minta Mabes Polri Segera Copot Polda Sultra

Sep 19, 2021

Konsel, Parameternews.com- Hangatnya terkait Kriminalisasi Aktivis muda dan beberapa masyarakat yang terjadi di Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), salah satunya adalah ketua Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Kendari Anhar, yang di tangkap karena melakukan Aksi unjuk rasa pada lokasi pertambangan PT. Gerbang Multi Sejahtera (GMS).

Penangkapan yang di lakukan pihak kepolisian terhadap masa aksi, kini menuai banyak sorotan salah satunya muncul dari Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kendari Muhamad Ikbal Laribae. Menurutnya kapolda sultra harus segera di copot dari jabatannya, sebab menurut dia sudah banyak kasus kriminalisasi yang terjadi, sampai saat ini belum terselesaikan sehingga memunculkan Korban selanjutnya yang sedang memperjuangkan hak- hak masyarakat setempat.

“Merefleksi kasus korban kriminalisasi di tahun 2019 yang merenggut 2 korban jiwa, hingga kini belum terselesaikan. Maka menurut hemat saya Mabes POLRI harus mengambil sikap tegas atas ketidak mampuan kapolda sultra menyelesaikan persoalan”, Terang Muhamad Ikbal Laribae saat di temui, Minggu (19/9/2021).

Saat ini, Masih kata Muhamad Ikbal Laribae, kembali terjadi diskriminalisasi dimana ketika salah satu aktivis LMND bung Anhar sedang memperjuangkan hak masyarakat terkait PT. GMS yang mencemari lingkungan daerah pesisir Laonti, malahan langsung jadi tersangka, seharusnya aparat kepolisian melakukan pengembangan kasus terlebih dahulu, bukan langsung menetapkan sebagai tersangka.

“Persoalan ini, ada tindakan aparat kepolisian seolah- olah menakut-nakuti masyarakat dengan persenjataan lengkap sehingga kesannya bukan lagi fungsi pengawalan”, Imbuhnya.

Lanjut, kata ikbal, Menurut hematnya dalam menyampaikan aspirasi, maka fungsi aparat kepolisian ialah pengawalan, namun itu tidak demikian aparat melakukan pengawalan hingga kesanya menaku nakuti masyarakat. Apakah itu sesuai dengan SOP, Tentu perlu kita pertanyakan.

“Segera bebaskan bung Anhar dan copot Kapolda sultra dan kapolres konawe selatan, atas tindakan represif, jika tidak maka seluruh organisasi cipayung dan ormas lainya akan memadati polda sulawesi tenggara”, Tutupnya.

-------------------------------