• 6 Desember 2021

Diduga Tidak Mengantongi IUP, GMA Sultra Minta Kejati Sultra Periksa Dirut CV Mukti Jaya Perkasa

Nov 9, 2021

KENDARI- Organisasi Garda Muda Anoa Sulawesi Tenggara (GMA Sultra) menyoroti dugaan ilegal mining Dikolaka Timur (Koltim) Kecamatan Ladongi yang diduga tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Menurut hasil investigasi GMA Sultra dari tahun 2019 perusahaan CV Mukti Jaya Perkasa melakukan aktivitas pertambangan tanpa legalitas yang jelas.

GMA Sultra melalui sekretarisnya muhammad Ikbal saat ditemui menuturkan bahwa kegiatan ilegal mining yang dilakukan CV Jaya Perkasa Dikabupaten Koltim harus segera ditindak lanjuti.

“Olehnya itu kegiatan ini akan kami laporkan Dikejati Sultra. Karena menurut hemat kami ini sangat bertentangan dengan hukum,” Terangnya.

Dirinya menamabahkan. Kegiatan penambangan dimana pelakunya tidak memiliki izin, maka perbuatannya merupakan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 158 UU Pertambangan yang berbunyi:

Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR, atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37, Pasal 40 ayat (3), Pasal 48, Pasal 67 ayat (1), Pasal 74 ayat (1) atau (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah).

Ikbal juga mengatakan, Kejati Sultra harus segera memanggil dan memeriksa direktur CV Mukti Jaya Perkasa yang di duga tidak memiliki IUP.

“Kemudian menetapkan sebagai tersangka
Bahkan CV Mukti Jaya Perkasa mengakui melakukan penambangan tanpa IUP,” tutupnya.

-------------------------------