• 23 Oktober 2021

Ekonomi Sultra Triwulan II 2020 Alami Kontraksi -2,39 Persen

Agu 7, 2020

KENDARI, BisnisSultraOnline – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan bahwa perekonomian Sultra triwulan II-2020 yang diukur┬áberdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 31,55 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 22,73 triliun.

Perlambataan ekonomi Sultra triwulan II-2020 mengalami kontraksi sebesar minus 2,39 persen (y-on-y) dibanding triwulan II-2019 sebesar 4,37 persen.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti, Rabu (5/8).

Dijelaskan, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 10,61 persen. Dari sisi pengeluaran, dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa yang tumbuh sebesar 11,06 persen.

“Ekonomi Sultra triwulan II-2020 mengalami kontraksi minus 0,11 persen (q-to-q) dibandingkan triwulan sebelumnya. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Administrasi Pemerintahan sebesar 8,97 persen,” ujarnya.

 Sementara dari sisi pengeluaran, kata dia, dicapai oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang tumbuh sebesar 23,16 persen.Ekonomi Sultra semester I-2020 tumbuh 0,88 persen (c-to-c) melambat dibandingkan semester I-2019.

Dia menuturkan, dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 8,95 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran dicapai oleh komponen Ekspor Barang dan Jasa yang tumbuh sebesar 17,74 persen. 

Dia menambahkan, jika dilihat dari sisi Produksi, lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan memberikan kontribusi paling dominan terhadap PDRB Sultra sebesar 25,02 persen. “Sementara dari sisi pengeluaran dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 49,76 persen,” tutupnya. (bs)

-------------------------------