• 20 September 2021

Nasabah Pegadaian Kendari Meningkat

Jul 21, 2020
Nasabah tengah bertransaksi di Pegadaian Kendari.

KENDARI, BISNIS SULTRA – Jumlah nasabah Pegadaian Cabang Kendari terus mengalami peningkatan. Hal ini seiring dengan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

Plt Pimpinan Cabang Pegadaian Kendari, Rahmat Saleh mengatakan, pertumbuhan nasabah Pegadaian terus mengalami peningkatan yang didominasi oleh portofolio produk tabungan emas.

“Nasabah Pegadaian khususnya di wilayah Kendari terus bertambah. Produk yang paling dinikmati yaitu tabungan emas,” ungkap Rahmat Saleh saat ditemui di Kendari, Sabtu (18/7).

Dijelaskan, pertumbuhan nasabah juga didorong oleh program Gadai Peduli yang berlangsung sejak 1 Mei hingga 31 Juli 2020 mendatang. Gadai Peduli sendiri merupakan gadai tanpa bunga dengan pinjaman maksimal Rp 1 juta. Sejauh ini, nasabah yang memanfaatkan program Gadai Peduli dari Pegadaian Kendari mencapai 1.500-an nasabah.

Dari sisi jaminan, kata dia, mayoritas barang yang dijaminkan di Pegadaian Kendari berupa emas perhiasan dengan persentase hingga 95 persen. Ada pula kendaraan dan alat-alat elektronik.

“Mungkin karena harga emas yang semakin tinggi dan peluang mendapatkan pinjaman di Pegadaian semakin besar, sehingga nasabah berbondong-bondong menggadaikan emas. Dengan pertimbangan, dari pada dijual kemudian akan kesulitan membeli kembali karena harga semakin naik, maka gadai menjadi pilihan masyarakat,” ucapnya.

Lanjutnya, peningkatan tertinggi jumlah nasabah di tahun 2020 terjadi pada bulan Juni yang didominasi oleh portofolio gadai emas dan kendaraan. Hal tersebut disebabkan oleh kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat pascalebaran.

Dia menuturkan, jumlah nasabah Pegadaian terus mengalami peningkatan setiap bulan. Dari Mei ke Juni 2020, Pegadaian Kendari mencatat pertambahan jumlah nasabah baru hingga 600 orang. Sementara, dari Juni 2019 ke Juni 2020, terjadi peningkatan sekira 10 sampai 15 persen nasabah baru.

“Setiap bulan diprediksi akan terus bertambah. Ini karena kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian yang semakin tinggi,” ujarnya.

Dia menambahkan, fenomena yang nampak sejak tiga tahun belakangan yaitu kecenderungan kalangan milenial yang mulai berinvestasi di Pegadaian. Di mana sebelumnya nasabah hanya didominasi oleh kalangan usia 40 tahun ke atas.

“Semoga kedepannya semakin banyak masyarakat yang terbantu dengan menggunakan jasa Pegadaian. Sebagaimana misinya yaitu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam akses layanan keuangan. Pegadaian merupakan BUMN yang kredibilitasnya tidak perlu diragukan lagi,” tutupnya. (BS)

-------------------------------