• 9 Desember 2021

Pelaku Usaha Perlu Bangun Kolaborasi Masuk Pasar Digital

Des 3, 2021

KENDARI– Para pelaku usaha ekonomi kreatif diharapkan bisa memanfaatkan teknologi digital untuk memaksimalkan pemasaran produknya ke dalam pasar digital.

Dengan masuknya berbagai produk dan jenis usaha pelaku ekonomi kreatif ke pasar digital, hal itu akan lebih mengefisienkan operasional dan cara dalam memasarkan produk, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Selain itu, dibutuhkan langkah kolaborasi mulai dari subyek (individu atau komunitas pelaku usaha ekonomi kreatif), pemerintah, DPRD dan pihak terkait khususnya media, pihak swasta dan perguruan tinggi membangun jaringan, agar produk ekonomi kreatif yang dimiliki Provinsi Sultra masuk ke pasar digital yang skalanya sangat luas, tidak hanya nasional namun juga dunia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Periwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sultra Syamsinar dalam acara Worshop Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif Melalui Pemanfaatan Pasar Digital, dibuka oleh Anggota DPRD Provinsi Sultra Aksan Jaya Putra dari Fraksi Partai Golkar Dapil Kota Kendari, di Hotel Istana Tolaki, Kendari, Kamis malam (2/12).

Syamsinar menuturkan, dari 17 sektor Ekonomi Kreatif, semuanya harus bersinergi masuk dalam pasar digital.

Sebab selama ini para pelaku usaha di Provinsi Sultra dalam menjalankan usahanya masih bersifat mandiri dalam memasarkan produknya, sehingga bisa kalah bersaing dengan para pelaku lain dari luar yang telah berkolaborasi dengan berbagai pihak dengan memanfaatkan pasar digital dalam memasarkan produknya.

“Dari sekitar 2.200 pelaku usaha ekonomi kreatif dengan lebih dari seribu produk usaha ekonomi kreatif lokal yang ada di Sultra, ini semua merupakan potensi besar yang dimiliki para pelaku usaha untuk masuk merambah pasar digital,” ujarnya.

Apalagi lanjutnya, dua ribu lebih pelaku usaha ini berada pada beberapa level usaha, yakni ada yang masuk pada level pemula, level mandiri dan level profesional.

Mewakili Dinas Pariwisata Provinsi Sultra khususnya di bidang Ekonomi Kreatif, kegiatan yang diikuti para pelaku usaha ekonomi kreatif dari 17 kabupaten/kota ini diharapkannya semuanya bisa bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, DPRD dan pihak terkait agar aneka usaha dari ekonomi kreatif bisa diminati.

Pada kesempatan itu, diharapkannya peserta workshop bisa menghasilkan langkah-langkah maju dalam mendukung peran daerah Pemerintah Provinsi Sultra dalam memajukan usaha ekonomi kreatif melalui berbagai upaya dan kebijakan, dalam upaya mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional di tengah menurunnya pandemic covid-19.

Kegiatan Workshop Worshop Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif Melalui Pemanfaatan Pasar Digital, berlangsung 2-5 Dsember 2021, diikuti para pelaku usaha ekonomi kreatif dari 17 kabupaten/kota se-sultra, dengan hadirkan sejumlah narasumber terkait.

-------------------------------